MJ20516 MJ20517 MJ20528 MJ20537 MJ20539
| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Perkenalan
Ikhtisar produk ini mendalami fitur dan komposisi produk mutakhir yang beroperasi berdasarkan kontrol fotolistrik, menyesuaikan fungsinya berdasarkan kondisi cahaya eksternal.
Fitur Utama
Prinsip Pengoperasian: Produk menggunakan kontrol fotolistrik untuk mengatur pengoperasiannya secara otomatis sebagai respons terhadap perubahan tingkat cahaya eksternal.
Atribut Kinerja:
Bahan: Dibuat dengan resin epoksi, memastikan daya tahan dan umur panjang.
Kecepatan Reaksi: Menawarkan waktu respons yang cepat untuk kinerja yang efisien.
Sensitivitas: Menunjukkan sensitivitas tinggi untuk mendeteksi variasi tingkat cahaya secara akurat.
Desain Ringkas: Menampilkan faktor bentuk yang kecil dan ringkas untuk integrasi yang mudah.
Keandalan: Menawarkan kinerja yang andal dan konsisten untuk penggunaan jangka panjang.
Karakteristik Spektral: Menampilkan properti spektral yang sangat baik untuk meningkatkan fungsionalitas.
Detail Komposisi
Bahan Utama:
CdS dan CdSe: Komponen penting untuk deteksi dan kontrol cahaya.
Resin Epoksi: Memberikan integritas dan perlindungan struktural.
Substrat Keramik: Mendukung keseluruhan struktur dan fungsionalitas.
Kawat Tembaga Kaleng: Memfasilitasi konektivitas dan konduktivitas listrik di dalam produk.
Ikhtisar terstruktur ini menyoroti fitur-fitur utama dan komposisi produk, menekankan kemampuan canggih dan aplikasi serbaguna dalam berbagai pengaturan.
Kamera, pengukuran otomatis, kontrol fotolistrik, kontrol lampu dalam ruangan,
alarm kontrol industri, saklar kontrol lampu, lampu kontrol lampu, mainan elektronik.




(1) Resistensi cahaya: Setelah diiradiasi dengan cahaya 400-600Lux selama 2 jam, ukur dengan cahaya 10Lux di bawah sumber cahaya standar A (suhu warna 2856K).
(2) Resistensi gelap: Nilai resistansi pada detik ke-10 setelah mematikan lampu 10Lux.
(3) Nilai Y mengacu pada nilai standar di bawah iluminasi 10Lux dan iluminasi 100Lux Nilai resistansi masing-masing R10 dan R100 di bawah iluminasi 10Lux dan 100Lux.
(4) Derajat pembengkokan kawat: Setiap pembengkokan kawat dilakukan tanpa ditemukan adanya kerusakan atau kerusakan.
(5) Getaran: Tempatkan fotoresistor pada vibrator dan getarkan selama dua jam. Tidak ada kerusakan yang ditemukan.
(6) Penahan tegangan: Terapkan tegangan 200V DC ke kedua ujung fotoresistor dalam keadaan gelap, tanpa fenomena abnormal.
(7) Ketahanan terhadap kelembaban dan suhu tinggi: Saat bekerja pada kelembaban 75 dan suhu 70 ℃, tingkat perubahan resistansi kurang dari ± 10%. Bila disimpan pada kelembapan 75 dan suhu 80 ℃, laju perubahan resistansinya kurang dari ± 10%.
(8) Resistensi dampak: Tempatkan fotoresistor pada 80 ℃, kemudian pada 25 ℃ setelah 4 jam, dan pada -30 ℃ setelah 2 jam. Setelah 4 jam, laju perubahan resistansi fotoresistor sebelum dan sesudah dipasang kurang dari ± 10%.
Pengemasan dan Tindakan Pencegahan
1. Kantong kecil berisi 100 atau 200 buah, kotak kecil berisi 1000 atau 2000 buah, dan sekotak 10.000 buah. Karena perubahan ukuran dan persyaratan.
2. Hindari menyimpan fotoresistor di lingkungan yang lembap dan bersuhu tinggi.
3. Perlu dicatat bahwa pengelasan pin yang direkomendasikan harus diselesaikan dalam waktu 3 detik pada jarak ≥ 4mm dari dasar keramik, memastikan suhu pengelasan 260 ℃ -280 ℃, dan tidak boleh melebihi kisaran pengenal. Selama atau setelah proses pengelasan, gaya eksternal harus dihindari agar tidak bekerja pada pin, dan pengelasan berulang tidak diperbolehkan.